Back

Meneguhkan Tradisi Akademik dan Budaya Riset: Seminar Proposal Mahasiswa Magister PAI Pascasarjana IPEBA Cirebon Berlangsung Khidmat, Dinamis, dan Inspiratif

  • Minggu, 12 Juli 2026
Share Artikel

Cirebon, 12 Juli 2026 – Komitmen Pascasarjana Institut Pesantren Babakan (IPEBA) Cirebon dalam membangun budaya akademik yang unggul kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Seminar Proposal (Sempro) Tesis bagi mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI). Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026, bertempat di Ruang Sidang Pascasarjana IPEBA Cirebon, menjadi momentum penting dalam menguatkan tradisi keilmuan, memperkokoh kualitas penelitian, serta menyiapkan calon magister yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Seminar proposal merupakan salah satu tahapan strategis dalam proses penyusunan tesis. Lebih dari sekadar memenuhi persyaratan akademik, forum ini menjadi ruang intelektual bagi mahasiswa untuk menguji gagasan, mempertajam kerangka berpikir, menyempurnakan metodologi penelitian, serta memperkaya perspektif ilmiah melalui dialog akademik bersama para dosen penguji. Suasana seminar berlangsung penuh semangat, objektif, dan konstruktif, mencerminkan budaya akademik yang sehat dan berorientasi pada mutu.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana IPEBA Cirebon, Assoc. Prof. Dr. Abdul Hanan, M.A. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penelitian pada jenjang magister harus mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pendidikan, sosial, dan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat. Menurut beliau, seorang mahasiswa magister tidak hanya dituntut menyelesaikan studi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk melahirkan karya ilmiah yang berkualitas, relevan, inovatif, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan peradaban.

Beliau juga mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan seminar proposal sebagai momentum meningkatkan kualitas berpikir ilmiah, membangun tradisi riset yang kuat, serta mengembangkan sikap terbuka terhadap kritik dan masukan. Nilai-nilai tersebut merupakan karakter penting yang harus dimiliki oleh seorang akademisi dan peneliti.

Arahan akademik turut disampaikan oleh Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Dr. Deden Purbaya, M.Pd., yang sekaligus bertindak sebagai penguji. Beliau menekankan pentingnya ketelitian dalam merumuskan masalah penelitian, ketepatan dalam memilih pendekatan dan metodologi, serta kemampuan mahasiswa dalam menghadirkan kebaruan (novelty) yang dapat memperkaya khazanah keilmuan Pendidikan Agama Islam. Menurutnya, proposal yang baik tidak hanya tersusun secara sistematis, tetapi juga memiliki relevansi dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan di era transformasi digital.

Sebagai forum ilmiah yang menjunjung tinggi kualitas akademik, seminar proposal ini menghadirkan tim penguji yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas di bidangnya, yaitu Dr. Hj. Fitriah, M.Pd.I., Dr. Ahmad Aflahah, M.M., Dr. Mokhamad Wahyudin, M.Pd., dan Dr. Syarif Muhammad, M.S.I., Seluruh penguji memberikan evaluasi, kritik ilmiah, dan berbagai rekomendasi yang konstruktif untuk menyempurnakan proposal tesis para mahasiswa sehingga siap dilanjutkan ke tahap penelitian secara lebih komprehensif.

Sepanjang pelaksanaan seminar, antusiasme mahasiswa terlihat begitu tinggi. Setiap peserta menampilkan hasil rancangan penelitiannya dengan penuh percaya diri, didukung argumentasi akademik yang baik, serta mampu berdialog secara ilmiah dengan para penguji. Diskusi berlangsung dinamis namun tetap mengedepankan etika akademik, saling menghargai perbedaan pandangan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas karya ilmiah.

Atmosfer akademik yang tercipta menjadi bukti bahwa Pascasarjana IPEBA Cirebon terus membangun ekosistem pembelajaran yang mendorong lahirnya budaya berpikir kritis, analitis, kolaboratif, dan inovatif. Seminar proposal bukan hanya menjadi ruang evaluasi, tetapi juga wahana pembelajaran bersama yang mempertemukan pengalaman, keilmuan, dan semangat untuk terus menghasilkan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat.

Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini tidak terlepas dari dedikasi panitia yang diketuai oleh Fairuz Ainun Naim, M.A. bersama seluruh tim yang telah mempersiapkan kegiatan secara profesional, mulai dari perencanaan, koordinasi, hingga pelaksanaan. Sinergi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa menjadi faktor penting yang menjadikan seminar proposal berlangsung tertib, lancar, sukses, dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta.

Melalui kegiatan Seminar Proposal Tesis ini, Pascasarjana IPEBA Cirebon kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian studi, tetapi juga pada pembentukan tradisi akademik yang kuat, pengembangan budaya riset yang berkelanjutan, serta peningkatan mutu lulusan. Dengan semangat keilmuan yang terus tumbuh, diharapkan para mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam mampu menghasilkan penelitian yang unggul, berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Pendidikan Agama Islam, kemajuan bangsa, dan kemaslahatan umat.

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *